Janji Umar bin Khatab R.A Pada Seorang Tawanan





Kisah Hikmah: Ketika Umar Berjanji  Pada Seorang Tawanan. Ketika masa kepemimpinan Umar bin Khatab ra, kaum musliman berhasil menangkap seorang komandan pasukan Persia. Umar lalu mendatanginya dan menawarkan agar ia masuk Islam atau di hukum m*ati. 

“Aku tak ingin memeluk Islam…,” jawab komandan Persia tersebut.

Karena menolak dengan tawaran Umar, akhirnya Umar memerintahkan agar komandan tersebut di hukum m*ti. Sebelum Umar pergi, sang komandan kembali berujar.

“Maukah kau mengabulkan permintaan terakhirku?”

“Apa itu?” tanya Umar.

“Aku ingin segelas air. Aku tak ingin m*ati dalam kehausan,”

Umar pun mengabulkan permintaan itu. Setelah gelas berada di tangan sang komandan, ia berkata lagi “Jangan kau b*nuh aku sebelum aku menghabiskan minuman ini,”

“Aku berjanji kau tak akan memb*nuhmu sebelum menghabiskan minuman itu,” kata Umar mantap.

Sang komandan tersenyum, lalu ia menumpahkan air di tangannya ke tanah. “Kau sudah berjanji Khalifah tak akan memb*nuhku sebelum air ini habis,” kata sang komandan penuh kemenangan.

Umar terkejut dan sangat heran dengan kelicikan sang komandan tersebut. Walaupun begitu, Umar tetap akan menepati janjinya. Janji adalah hutang dan harus di tepati. Akhirnya, sang komandan tak jadi di hukum m*ti.

Ketika Umar akan pergi, sang komandan memanggil lagi. “Aku ingin masuk Islam.”

Untuk kedua kalinya Umar merasa keheranan dengan kelakuan sang komandan. Akan tetapi, Umar tetap memandu sang komandan untuk mengucap dua kalimat syahadat.

Umar pun bertanya. “Kenapa kau tidak masuk Islam sejak dari tadi?”

“Aku tak ingin kaum muslimin memandangku masuk Islam hanya karena takut mati.”

Begitulah Umar bin Khatab, ia tetap akan menepati janji yang telah terucap walaupun janji tersebut membuatnya tersudut. Karena sifat Umar yang teguh memegang janjinya  itulah, membuat sang komandan masuk Islam dengan ikhlas.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Janji Umar bin Khatab R.A Pada Seorang Tawanan"